Burung pleci si kacamata primadona burung ocehan WIDI, P.U text Jakarta Penebar Swadaya 2013 cet.1 ind
text
regular print
iv, 116 hlm. ; 23 cm
Rasanya sulit diucapkan dengan kata-kata, kontes suara kicauan burung yang menajdi tujuan utama para kicau mania kini tidak lagi sebatas mencari kesenangan semata seperti masa-masa sebelumnya, tetapi sudah menjadi ajang adu gengsi dan emncari keuntungan. Bahkan ajang kontes tersebut terkadang sudah dimasuki politikus untuk mendongkrak citranya di kalangan penggila burung. Tidak bisa dipungkiri bahwa komunitas burung berkicau menjadi kumpulan berbagai lapisan masyarakat. Pleci alias kacamata telah mencuri perhatian para kicau mania. Betapa tidak, burung mungil yang dulunya hanya sebagai burung pelengkap, kini telah menjadi primadona baru burung kicauan. Bahkan, bisa menggeser kepopuleran beberapa jenis burung ocehan yang selama ini mendominasi arena kontes. Melambungnya si kacamata di arena kontes dengan serta merta membiaskan penggilanya dan perburuannya. Akan tetapi, walaupun si kacamata mudah didapat di pasaran serta perawatannya sepertinya cukup mudah dan cepat berkicau, nyatanya tidak semua penggemar yang memeliharanya bisa menjadikannya burung unggulan kontes. Buku ini menuangkan cerita tentang si kacamata dan berbagai pengalaman pleci mania, baik dalam memilih bakalan, merawat, hingga membuatnya bisa dibanggakan ketika dijadikan burung kontes. R. Widi P.U Burung pleci 636.6 636.6 BUR 9789790025820 220628 20220628025552 INLIS000000000009856 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)